Foto: Freepik.com Bion tampak gagah dengan setelan hitam, dan rangkaian baby breath di saku jasnya. Rambutnya disisir rapi dan kelimis. Dia bolak-balik sambil menggosokkan kedua tangannya. Tiga orang temannya tertawa, tentu saja Bion yang menjadi bahan candaannya. Mereka pun tampil sangat rapi, tetap gagah meski ketiganya tidak menggunakan jas seperti Bion. Mereka menepuk-nepuk pundak Bion. Mereka tiba-tiba terdiam, seorang berjanggut di antara mereka menepuk pelan dada Bion dan mengisyaratkan supaya Bion berbalik. Firda berjalan diiringi kedua orang tuanya. Gaun putih panjang dengan siluet renda di bagian dada, senada dengan buket bunga lili calla di tangan Firda. Sebagian rambutnya disanggul, sebagian sengaja tergerai dan hiasan dari bunga-bunga segar melingkari sanggulnya. Lampu di kiri kanan menerangi langkahnya, sekaligus menciptakan siluet-siluet yang indah. Malam itu terasa sakral, rembulan sedang penuh dan tidak ada suara musik yang mengganggu kekhidmatan. Par...
Ruang Baca dan Belajar Literasi